Bagi pengalaman

Sedikit Berkata Banyak Berbuat

Forum Anda

Selasa, 28 Desember 2010

Watak Buruk dan kebiasaan jelek Indonesia yang harus dihilangkan

Seringkali masyarakat, rakyat atau bangsa ini menyalahkan atau mengkambing hitamkan sesuatu saat menemui sebuah misi atau kepentingan menemui kendala atau kegagalan dalam mencapai tujuan. Dengan kata – kata berbagai alasan misalnya ..” sebab ini..!, ..”karena itu”..! …”kenapa begini”…!. Padahal kebiasaan buruk inilah yang membuat kita menjadi bangsa pecundang, yang mudah dikalahkan secara mental maupun strategi oleh bangsa lain. Lalu apa yang sebaiknya bangsa ini perbuat untuk mengatasi segala permasalahan Bangsa. Pertama

1. Sebaiknya mari kita belajar menjadi masyarakat, rakyat atau bangsa yang selalu berbesar hati artinya selalu melihat sebuah kegagalan atau masalah merupakan proses pembelajaran atau pengalaman dalam proses menjadi bangsa yang maju, besar, mandiri serta profesional

Saat timnas dikalahkan 0-3 oleh malaysia mari kita ambil sebanyak – banyaknya

Manfaat (hikma) dan pengalaman tersebut untuk menuju menjadi bangsa yang

kuat dan profesinal. Bukan menyalahkan seseorang atau menyudutkan sebuah

golongan.itu merupakan sifat pecundang,Penjilat atau penghianat.

2. Berbangga hati selalu, bangsa ini bangsa yang luas dan besar banyak kelebihan yang dimiliki negara kita, bangsa kita yang tidak dimiliki oleh bangsa lain. Seharusnya kita banyak bersyukur. Dan selalu berusaha mengedepankan prioritas hidup bukan kepuasan batinia semata gambarannya apabila Timnas menang di Malaysia saat partai Tandang kemarin itu hanya kepuasan, kebanggaan sesaat, mari kita tengok kedepan atau melihat kenyataan bangsa ini betapa sulitnya saudara kita yang hidup dibawah jembatan mengais sampah untuk mencari sesuap nasi dengan beberapa anak yang menangis dibawah jembatan menanti sang ayah membawah makanan, atau terpaksa saudara saya menjadi preman, perampok bahkan menjadi teroris dikarenakan sulitnya mencari makan dan mencukupi kebutuhan hidup, lari kemana kepuasan dan kebanggaan ini...?

3. Marilah kita mandiri secara maksimal..loh kenapa ....? selama ini atau sebenarnya kita telah banyak menjual harga diri bangsa ini... disadari atau tanpa disadari ...gambarannya Timnas kita beberapa kali menang dikandang sendiri dengan membanggakan pemain naturilisasi dengan pelatih asing, saat kita melawan malaysia di partai tandang kita kalah padahal pelatih mereka Asli anak bangsa sendiri apabila mereka kalah mereka akan bangga bisa masuk partai final dengan pelatih dan pemain anak bangsa sendiri. Begitupula dengan segala struktur dan pengelolaan KEKAYAAN negara kita sumber daya alam yang terkuras oleh negara ASING hampir mendekati 75 % dikarenakan kontrak investasi dan penggunaan tenaga Asing yang hampir disemua Infrastruktur yang ada.sementara menurut Amanat UUD45 yang sudah dihianati berbunyi : Kekayaan negara dikelolah oleh negara dan digunakan sebesar – besarnya untuk kemakmuran rakyat itu belum menyentuh sekali untuk kalangan menegah kebawah. 3,5 abad saudara saya masih mengalami garis kemiskinan dengan terus berjuang mencari sesuap nasi sambil berusaha tetap membiayai 6 anaknya yang kata – katanya akan gratis sekolah itu tapi praktek dilapangan nol besar sangat tidak menyentuh kami sebagai masyarakat menegah kebawah. Sementara canda tawa para investor yang mengeruk kekayaan negara dan para pejabat dengan gaji tinggi semakin perih ditelinga.

Mari beramal dengan sedekah anda Untuk membantu sesama Manusia Melalui Yayasan Dharma Budi Insani Bank Republik Indonesia BRI atas nama Syaifuddin Rekening No. : 0803-01-027103-53-0 terima kasih semoga partisipasi anda, anda menjadi orang yang dipenuhi keberuntungan dan kebaikan Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

adakah saran terbaik anda untukku

Motif ku

Motif ku
Rangkaian Daun Pohon Pagar

Mengalir Deras

Daftar Blog Saya